Kasus Penipuan di Bandar Lampung: Kerugian Korban Rp2 Miliar, Ini Modusnya

- Editor

Kamis, 8 Agustus 2024 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kasus Penipuan | Foto: Ist.

Ilustrasi Kasus Penipuan | Foto: Ist.

Inti LampungHukum dan Kriminal | Seorang warga Kemiling Bandar Lampung, EF (33) mengaku menjadi korban penipuan oleh seseorang yang mengaku pegawai bank bernama Ifani Krisma Pratiwi (34) warga Tanjungkarang Pusat.

Menurut EF, selain dirinya terdapat belasan orang yang turut tertipu oleh pelaku dengan berbagai modus baik mengaku sebagai pegawai bank maupun memiliki suami yang bekerja di perusahaan alat kesehatan (Alkes).

Para korban mengalami kerugian hingga mencapai Rp2 miliar. Sehingga dirinya membuat laporan ke Polresta Bandar Lampung dengan nomor : LP/B/1058/VII/2024/SPKT/Polresta Bandar Lampung/ Polda Lampung, per tanggal 22 Juli 2024.

EF menjelaskan, dugaan tindak pidana penipuan yang dilakukan terlapor itu berawal pada tahun 2022 lalu. Dia sendiri kenal dengan pelaku karena sama-sama wali murid di salah satu SD di Bandar Lampung.

Baca Juga :  Sebuah Cerita Tentang Harapan, Jerat Eksploitasi dan Gelapnya Industri Hiburan Malam

“Setiap mengantar anaknya, pelaku ini memakai pakaian rapi juga menggunakan id card bank,” kata EF dikutip dari Liputan6.com, Kamis (8/8/2024).

Dia menjelaskan, terlapor sempat menawarkan program save dana bank dengan iming-iming mendapat 1 gram emas setiap kelipatan uang Rp5 juta. “Saya percaya karena terdapat tanda terima di atas kertas ada logo bank, apalagi anak terlapor sama anak saya satu kelas,” katanya.

Karena janji manis terlapor, kemudian korban pun langsung mencoba deposit uang sebanyak Rp25 juta karena tergiur bonus yang telah dijanjikan. Deposit awal ini uang EF kembali dan mendapat bonus 5 gram emas sesuai yang dijanjikan.

Baca Juga :  Malu-maluin Lampung, Pria Ini Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

“Sejak deposit itu saya percaya program ini benar dan bertahap menambah jumlah deposit, hingga Rp170 juta,” ujarnya.

“Berjalannya waktu, terlapor ini sering meminta saya untuk deposito lagi dengan jumlah yang besar, namun semua itu cuma akal-akalan pelaku, sekarang yang bersangkutan sudah kabur sama suaminya dan engga bisa dihubungi,” imbuhnya

Ia menambahkan, terdapat belasan orang yang turut tertipu oleh pelaku dengan berbagai modus baik mengaku sebagai pegawai bank maupun memiliki suami yang bekerja di perusahaan alat kesehatan (Alkes). Uang total kerugian korban sekitar Rp2 miliar.

“Kalau ditotal sama korban lain uang yang dibawa kabur pelaku ini ada Rp2 miliar lebih,” ungkapnya. (*)

Berita Terkait

KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah, Amankan Sejumlah Dokumen
Sebuah Cerita Tentang Harapan, Jerat Eksploitasi dan Gelapnya Industri Hiburan Malam
Malu-maluin Lampung, Pria Ini Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil
Napi Rutan Krui Kabur, Ini Penjelasan Kapolres Pesisir Barat
Tiga ASN Tilap Insentif Senilai Rp 2.8 Miliar Lebih, Ini Penjelasan Kejari Lampung Selatan
Kasus Perundungan di SMA Kebangsaan Terungkap, Terduga Pelaku Segera Diperiksa Polisi
Agak Laen; Pria Ini Tega ‘Gituin’ Anak Kandungnya, 2 Tahun Baru Terungkap
Polisi Ungkap Produksi Pertamax Palsu, Beredar di Lampung Timur
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:22 WIB

KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah, Amankan Sejumlah Dokumen

Senin, 8 Desember 2025 - 14:56 WIB

Sebuah Cerita Tentang Harapan, Jerat Eksploitasi dan Gelapnya Industri Hiburan Malam

Rabu, 2 Oktober 2024 - 11:01 WIB

Malu-maluin Lampung, Pria Ini Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

Sabtu, 28 September 2024 - 09:07 WIB

Napi Rutan Krui Kabur, Ini Penjelasan Kapolres Pesisir Barat

Rabu, 18 September 2024 - 13:43 WIB

Tiga ASN Tilap Insentif Senilai Rp 2.8 Miliar Lebih, Ini Penjelasan Kejari Lampung Selatan

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menerima audiensi jajaran BPS Provinsi Lampung di Ruang Kerja Sekda | Foto: Ist.

Ekonomi dan Bisnis

Pemprov Lampung Tegaskan Dukungan Penuh Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 7 Apr 2026 - 19:17 WIB