Aroma Tak Sedap Dibalik Proyek Jalan Rusak di Lampung, Monopoli?

- Editor

Jumat, 26 April 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Proyek Perbaikan Jalan | Foto: Ist.

Ilustrasi Proyek Perbaikan Jalan | Foto: Ist.

Inti Lampung – Kabar Lampung | Dibalik keluhan masyarakat terkait jalan rusak, tercium pula aroma monopoli dalam pengerjaan sejumlah proyek jalan di provinsi Lampung. Bagaimana tidak, sepanjang 2020-2022, nilai proyek jalan di Lampung lebih dari Rp1,9 triliun disinyalir hanya dikuasai beberapa kelompok saja.

Berdasarkan laporan Indonesia Leaks, proyek infrastruktur itu dikerjakan sebanyak 513 perusahaan. Lalu terdapat 28 perusahaan yang mengerjakan proyek dengan total anggaran lebih dari Rp10 miliar. Namun, perusahaan-perusahaan yang memenangkan tender besar itupun diduga milik segelintir orang saja.

Misalnya PT Mayang Sari Prima, PT Djuri Teknik, PT Mulia Putra Pertama, dan PT Cempaka Mas Sejati yang disebut terafiliasi dengan PT Rindang Tigasatu Pratama milik Faishol Djausal. Selama 2020-2023 total tender yang dimenangkan perusahaan dalam lingkaran PT RTSP sejumlah 17 paket dengan nilai Rp586,3 miliar.

Baca Juga :  OJK: Guru dan Pelajar Rentan Terjerat Pinjol Illegal, Ini Penyebabnya

Namun kuasa hukum Faishol Djausal, Erick Subarka membantah ada ada relasi antara perusahaan seperti PT Mayang Sari Prima dengan PT Rindang Tigasatu Pratama. Bahkan, menurut Erick, pemiliknya pun berbeda.

“Sebenarnya nggak ada kaitan, secara entitasnya berbeda. Cuma secara perkawanan, ya namanya juga sesama kontraktor, saling kenal,” kata Erick.

Selain Faishol Djausal, nama Sibron Azis pemilik Subanus Group juga turut disebut dalam laporan itu. Beberapa perusahaan yang terhubung dengan Sibron, di antaranya PT Suci Karya Badinusa, PT F Syukri Balak, PT Jasa Promix Nusantara, dan PT Sesilia Putri.

Pada 2020-2022, perusahaan kelompok Sibron ini memenangkan enam tender dengan nilai Rp96,4 miliar. Pada 2023, PT Suci Karya Badinusa mengerjakan pembangunan infrastruktur jalan nasional ruas Provinsi Bengkulu-Simpang Gunung Kemala-Padang tambak, Kabupaten Pesisir Barat, dengan nilai kontrak sekitar Rp32 miliar.

Baca Juga :  Rahmat Mirzani Jadi Teladan Alumni Berprestasi, Bawa Semangat Perubahan

Selanjutnya, ada pula PT Bumi Perkasa Kalipancur, PT Bentang Kharisma, PT Karya Kamefada Wijaya Indonesia, dan CV Imam Jaya Teknik diketahui dimiliki satu orang yang bernama Imam Sudrajat. Adapun CV Raden Galuh dan CV Berkah Rahayu juga diduga masih terafiliasi dengan kelompok ini.

“Temuan di lapangan, ada perusahaan yang tak jelas status kantornya. Kemudian, orang-orang di balik perusahaan tersebut terafiliasi dengan partai politik, jejaring di pemerintahan, organisasi masyarakat sipil, wartawan, dan pengusaha,” ungkap laporan Indonesia Leaks. (*)

Berita Terkait

DLH Lampung Matangkan Persiapan Proyek PSEL Lampung Raya
Sekdaprov Marindo Dorong Biro Organisasi Lampung Lebih Adaptif dan Modern
Wagub Jihan Dorong Pengolahan Sampah Pasar Jadi Pupuk Organik
Gubernur dan Wagub Lampung Saksikan Detik-detik Proklamasi dari Istana Merdeka
Jihan Nurlela: Paskibraka Mengemban Amanah Menjaga Kehormatan Bangsa
Gubernur Lampung Pastikan Bed Dryer Bantu Tingkatkan Nilai Jual Gabah Petani
Gubernur Lampung Lepas 598 Peserta Kontingen Jamnas XII 2026
Gubernur Lampung Dorong Mahasiswa Baru Unila Jadi Generasi Berdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:38

DLH Lampung Matangkan Persiapan Proyek PSEL Lampung Raya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:37

Sekdaprov Marindo Dorong Biro Organisasi Lampung Lebih Adaptif dan Modern

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:45

Wagub Jihan Dorong Pengolahan Sampah Pasar Jadi Pupuk Organik

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:43

Gubernur dan Wagub Lampung Saksikan Detik-detik Proklamasi dari Istana Merdeka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03

Jihan Nurlela: Paskibraka Mengemban Amanah Menjaga Kehormatan Bangsa

Berita Terbaru