Inti Lampung – Kabar Lampung | Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan dunia usaha untuk mempercepat pembangunan ekonomi daerah. Hal itu disampaikannya saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-8 Dewan Pimpinan Provinsi APINDO Lampung di Ballroom Hotel Emersia, Senin (22/6/2026).
Menurut Gubernur, Musprov APINDO menjadi momentum strategis untuk menyusun arah program kerja organisasi lima tahun ke depan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Melalui Musprov ini, kita berharap lahir program-program strategis lima tahun ke depan. Bagi Pemerintah Provinsi Lampung, APINDO merupakan mitra penting untuk bersama-sama membangun dan meningkatkan kemajuan pembangunan daerah,” ujar Gubernur.
Dalam kesempatan itu, Rahmat Mirzani Djausal menyoroti sektor pertanian sebagai salah satu penggerak utama perekonomian Lampung. Ia menilai potensi desa di bidang pertanian, perkebunan, dan peternakan harus dikembangkan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang memiliki nilai tambah lebih tinggi.
Gubernur menjelaskan bahwa arah pembangunan ekonomi ke depan perlu bertransformasi dari konsep trickle down effect menuju bottom up economy, yakni pembangunan yang bertumpu pada penguatan produktivitas dan daya saing masyarakat desa.
“Industri harus bersifat inklusif. Kita ingin desa menjadi lebih kuat, produktif, dan memiliki nilai tambah. Karena kekuatan ekonomi Lampung tidak hanya berada di kota, tetapi juga ada di desa-desa,” tegasnya. (*)










Komentar