Lagi-lagi, Warga Lampung Barat Tewas Diserang Harimau: Kondisinya Mengenaskan

- Editor

Minggu, 22 September 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Harimau | Foto: Ist.

Harimau | Foto: Ist.

Inti Lampung – Lampung Barat | Konflik antara manusia dengan harimau kembali terjadi di Lampung. Kali ini terjadi di Pekon (desa) Sukamarga, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat pada Sabtu (21/9/2024) sekitar 18.30 WIB.

Peratin Pekon Sukamarga, Jaimin membenarkan adanya peristiwa tersebut, korban adalah petani bernama Karim Yulianto (45). Korban sempat menghilang setelah diterkam dan baru ditemukan sekitar 5 jam pencarian.

“Korban saat ditemukan sudah meninggal dunia. Dugaan kami diserang harimau,” kata Jaimin, Minggu (22/9/2024) pagi dikutip dari KOMPAS.com.

Dia menjelaskan, awalnya korban dilaporkan hilang oleh keluarganya, karena sejak Sabtu sore tidak juga kembali dari kebun seperti biasanya. Mendapatkan laporan itu, aparatur desa dan warga setempat melakukan pencarian ke arah perkebunan yang digarap korban.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Apresiasi Peran Strategis Purnawirawan Polri dalam Pembangunan Daerah

“Dalam proses pencarian, warga menemukan pakaian korban yang robek dan bernoda darah. Warga pun curiga akan adanya serangan harimau yang dialami korban,” ungkap Jaimin.

Kecurigaan warga terbukti dengan ditemukannya jasad korban dalam kondisi mengenaskan akibat serangan harimau tersebut. Jasad korban ditemukan sekitar pukul 22.00 WIB, setelah warga mencari hingga ke perkebunan bagian atas selama 5 jam.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Karang Taruna Jadi Penggerak Ekonomi dan Inovasi Desa

“Pencarian dilakukan sampai ke perkebunan di bagian atas, alhamdulilah setelah dicari jasadnya ditemukan,” ujarnya seraya bersyukur. Warga lalu mengevakuasi jenazah korban menggunakan tandu ke rumah dan langsung dimakamkan.

Kejadian ini bukan pertama terjadi. Pada Februari-Maret 2024 serangan harimau memakan dua korban jiwa. Korban bernama Sahri (28) warga Dusun Peninjauan, Pekon (desa) Bumi Hantati, Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

Kemudian Gunarso (47) warga Pekon Sumber Agung. Sedangkan korban lainnya yakni Samanan (41) warga Pekon Sukamarga mengalami luka parah di kepala akibat terkaman harimau. (*)

Berita Terkait

DLH Lampung Matangkan Persiapan Proyek PSEL Lampung Raya
Sekdaprov Marindo Dorong Biro Organisasi Lampung Lebih Adaptif dan Modern
Wagub Jihan Dorong Pengolahan Sampah Pasar Jadi Pupuk Organik
Gubernur dan Wagub Lampung Saksikan Detik-detik Proklamasi dari Istana Merdeka
Jihan Nurlela: Paskibraka Mengemban Amanah Menjaga Kehormatan Bangsa
Gubernur Lampung Pastikan Bed Dryer Bantu Tingkatkan Nilai Jual Gabah Petani
Gubernur Lampung Lepas 598 Peserta Kontingen Jamnas XII 2026
Gubernur Lampung Dorong Mahasiswa Baru Unila Jadi Generasi Berdampak

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:38

DLH Lampung Matangkan Persiapan Proyek PSEL Lampung Raya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:37

Sekdaprov Marindo Dorong Biro Organisasi Lampung Lebih Adaptif dan Modern

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:45

Wagub Jihan Dorong Pengolahan Sampah Pasar Jadi Pupuk Organik

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:43

Gubernur dan Wagub Lampung Saksikan Detik-detik Proklamasi dari Istana Merdeka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03

Jihan Nurlela: Paskibraka Mengemban Amanah Menjaga Kehormatan Bangsa

Berita Terbaru