Lagi-lagi, Warga Lampung Barat Tewas Diserang Harimau: Kondisinya Mengenaskan

- Editor

Minggu, 22 September 2024 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harimau | Foto: Ist.

Harimau | Foto: Ist.

Inti LampungLampung Barat | Konflik antara manusia dengan harimau kembali terjadi di Lampung. Kali ini terjadi di Pekon (desa) Sukamarga, Kecamatan Suoh, Kabupaten Lampung Barat pada Sabtu (21/9/2024) sekitar 18.30 WIB.

Peratin Pekon Sukamarga, Jaimin membenarkan adanya peristiwa tersebut, korban adalah petani bernama Karim Yulianto (45). Korban sempat menghilang setelah diterkam dan baru ditemukan sekitar 5 jam pencarian.

“Korban saat ditemukan sudah meninggal dunia. Dugaan kami diserang harimau,” kata Jaimin, Minggu (22/9/2024) pagi dikutip dari KOMPAS.com.

Dia menjelaskan, awalnya korban dilaporkan hilang oleh keluarganya, karena sejak Sabtu sore tidak juga kembali dari kebun seperti biasanya. Mendapatkan laporan itu, aparatur desa dan warga setempat melakukan pencarian ke arah perkebunan yang digarap korban.

Baca Juga :  Pj Gubernur Lampung Apresiasi Warga NU Jaga Keutuhan NKRI

“Dalam proses pencarian, warga menemukan pakaian korban yang robek dan bernoda darah. Warga pun curiga akan adanya serangan harimau yang dialami korban,” ungkap Jaimin.

Kecurigaan warga terbukti dengan ditemukannya jasad korban dalam kondisi mengenaskan akibat serangan harimau tersebut. Jasad korban ditemukan sekitar pukul 22.00 WIB, setelah warga mencari hingga ke perkebunan bagian atas selama 5 jam.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Dorong Pengembangan Energi Panas Bumi dan Investasi di Bidang Energi

“Pencarian dilakukan sampai ke perkebunan di bagian atas, alhamdulilah setelah dicari jasadnya ditemukan,” ujarnya seraya bersyukur. Warga lalu mengevakuasi jenazah korban menggunakan tandu ke rumah dan langsung dimakamkan.

Kejadian ini bukan pertama terjadi. Pada Februari-Maret 2024 serangan harimau memakan dua korban jiwa. Korban bernama Sahri (28) warga Dusun Peninjauan, Pekon (desa) Bumi Hantati, Kecamatan Bandar Negeri Suoh.

Kemudian Gunarso (47) warga Pekon Sumber Agung. Sedangkan korban lainnya yakni Samanan (41) warga Pekon Sukamarga mengalami luka parah di kepala akibat terkaman harimau. (*)

Berita Terkait

Menyelisik Efektivitas Anggaran Penanganan Banjir Kota Bandar Lampung
Gubernur Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Investasi Properti dan Perumahan
Menteri PKP dan Gubernur Lampung Perkuat Kolaborasi Program Perumahan Rakyat
Pemprov Lampung dan Pemerintah Pusat Perkuat Kolaborasi Wujudkan Program 3 Juta Rumah
HUT ke-54 REI Digelar di Lampung, Gubernur Tekankan Peran Strategis Sektor Properti
Gubernur Lampung Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
BKD Lampung Canangkan Zona Integritas, Sekdaprov Tekankan Implementasi Nyata
Kota Tanpa Arah, Ini Potret Kepemimpinan Walikota Bandar Lampung
Berita ini 289 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:29 WIB

Menyelisik Efektivitas Anggaran Penanganan Banjir Kota Bandar Lampung

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:35 WIB

Gubernur Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Investasi Properti dan Perumahan

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:05 WIB

Menteri PKP dan Gubernur Lampung Perkuat Kolaborasi Program Perumahan Rakyat

Kamis, 7 Mei 2026 - 16:03 WIB

Pemprov Lampung dan Pemerintah Pusat Perkuat Kolaborasi Wujudkan Program 3 Juta Rumah

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:02 WIB

HUT ke-54 REI Digelar di Lampung, Gubernur Tekankan Peran Strategis Sektor Properti

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Bandar Lampung | Foto: Metrotvnews.com/ Imam Setiawan

Bandar Lampung

Menyelisik Efektivitas Anggaran Penanganan Banjir Kota Bandar Lampung

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:29 WIB