Wagub Lampung Pimpin Evaluasi Program Desaku Maju, Fokus Perkuat Ekosistem Ekonomi Desa

- Editor

Selasa, 7 April 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin rapat Evaluasi Tahun 2025 dan Rencana Tahun 2026 Program Desaku Maju | Foto: Ist.

Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin rapat Evaluasi Tahun 2025 dan Rencana Tahun 2026 Program Desaku Maju | Foto: Ist.

Inti LampungKabar Lampung | Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela memimpin rapat Evaluasi Tahun 2025 dan Rencana Tahun 2026 Program Desaku Maju: Pembangunan Ekosistem Ekonomi Desa di Ruang Sakai Sambayan, Kantor Gubernur Lampung, Bandar Lampung, Selasa (7/4/2026). Rapat strategis ini bertujuan mengukur efektivitas hilirisasi desa, ketahanan pangan, serta merumuskan langkah perbaikan secara menyeluruh.

Dalam arahannya, Wagub Jihan menegaskan pentingnya evaluasi agar program tetap berjalan sesuai target dan mampu menciptakan multiplier effect bagi perekonomian lokal. Kebijakan tersebut sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 serta diperkuat Peraturan Gubernur Lampung Nomor 52 Tahun 2025.

Baca Juga :  Dukung Instruksi Presiden, Pemprov Lampung Laksanakan KORVE di Bandar Lampung

“Kita breakdown satu per satu siapa yang melakukan leading sector pada programnya masing-masing agar output-nya tercapai,” ujar Wagub.

Program Desaku Maju ditopang dua pilar utama, yakni penyediaan Pupuk Organik Cair (POC) dan hilirisasi mesin pengering hasil panen (bed dryer). Sepanjang 2025, distribusi POC telah menjangkau 500 titik sawah dan terbukti meningkatkan produktivitas panen petani.

Baca Juga :  Pemrov Lampung Dorong ASN dan Masyarakat Tingkatkan Kesadaran Berzakat Melalui Baznas

Untuk memperkuat sektor hilir, sebanyak 34 unit bed dryer telah didistribusikan pada 2025 dan ditargetkan meningkat menjadi 82 unit pada 2026. Namun, hasil evaluasi menunjukkan masih terdapat sejumlah kendala dalam operasionalnya.

Pemerintah Provinsi Lampung mencatat hambatan tersebut meliputi keterbatasan manajemen usaha hingga persoalan teknis seperti dinamo terbakar. Sebagai tindak lanjut, pada 2026 akan dilakukan pemantauan ketat berbasis evidence-based policy serta integrasi sistem pembiayaan melalui Dana Desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). (*)

Berita Terkait

Diskominfotik Lampung Matangkan Persiapan EPSS 2026, Targetkan Peningkatan Kualitas Data
Sekdaprov Lampung Lantik Dua Pejabat Eselon II, Gubernur Tekankan Penyegaran Birokrasi
Pembangunan Jalan Kasui–Air Ringkih Dimulai, Gubernur Tekankan Kualitas Pekerjaan
Mahasiswi FEB Juara PILMAPRES Unila 2026, Siap Lanjut ke Tingkat Wilayah
Pemprov Lampung Gelar Ziarah TMP Peringati HUT ke-62 Provinsi Lampung
Bupati Pesawaran Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD
Mahasabha XIV KMHDI Digelar di Bandar Lampung, Fokus Regenerasi dan Arah Organisasi
Gubernur Mirza Ajak Perantau Bersinergi Percepat Pembangunan Lampung
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 19:08 WIB

Diskominfotik Lampung Matangkan Persiapan EPSS 2026, Targetkan Peningkatan Kualitas Data

Kamis, 9 April 2026 - 12:05 WIB

Sekdaprov Lampung Lantik Dua Pejabat Eselon II, Gubernur Tekankan Penyegaran Birokrasi

Rabu, 8 April 2026 - 19:08 WIB

Pembangunan Jalan Kasui–Air Ringkih Dimulai, Gubernur Tekankan Kualitas Pekerjaan

Selasa, 7 April 2026 - 18:27 WIB

Wagub Lampung Pimpin Evaluasi Program Desaku Maju, Fokus Perkuat Ekosistem Ekonomi Desa

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:54 WIB

Pemprov Lampung Gelar Ziarah TMP Peringati HUT ke-62 Provinsi Lampung

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menerima audiensi jajaran BPS Provinsi Lampung di Ruang Kerja Sekda | Foto: Ist.

Ekonomi dan Bisnis

Pemprov Lampung Tegaskan Dukungan Penuh Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 7 Apr 2026 - 19:17 WIB