Soal Kasus Koperasi Betik Gawi Milik Pemkot Bandar Lampung, Ini Kata Polda Lampung

- Editor

Selasa, 10 September 2024 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabidhumas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik | Foto: Ist.

Kabidhumas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik | Foto: Ist.

Inti LampungBandar Lampung | Polda Lampung saat ini tengah menangani laporan Koperasi Betik Gawi milik Pemkot Bandar Lampung yang merugikan ratusan pensiunan guru di Kota Tapis Berseri.

Kabidhumas Polda Lampung Kombes Umi Fadilah Astutik membenarkan bahwa ada laporan pengaduan masyarakat (Dumas) mengenai koperasi Betik Gawi. “Saat ini ditangani Krimsus,” kata Kombes Umi Fadilah Astutik, Selasa (10/9/2024).

Adapun perkembangannya kasus Koperasi Betik Gawi akan disampaikan langsung kepada Kapolda Lampung.

Diberitakan sebelumnya, para korban Koperasi Betik Gawi menggelar unjuk rasa di dua tempat, yakni di depan Gedung Pemkot Bandar Lampung dan di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota setempat pada Senin (9/9/2024) kemarin.

Massa aksi yang didominasi perempuan itu menuntut dana pensiun mereka yang tersimpan di Koperasi Betik Gawi milik Pemkot Bandar Lampung senilai Rp100 miliar agar segera dibayarkan.

Baca Juga :  Bukannya Mikir Udah Bau Tanah, Kakek Ini Malah 'Garap' ODGJ

Pengunjuk rasa menduga dana tersebut telah digelapkan oleh pihak koperasi setempat. Sejumlah pensiunan guru itu membentangkan spanduk yang bertulisakan tuntukan mereka.

“Para penegak hukum, tolong usut segera! dugaan tipidkor hilangnya dana koprasi Betik Gawi sebanyak 100 miliar,” isi tulisan spanduk massa aksi.

Koordinator aksi, Azimah mengatakan, sebelum menggelar aksi pihaknya telah membuat laporan ke Mapolda Lampung terkait dugaan tindak pidana penggelapan yang dilakukan oleh koprasi Betik Gawi.

Sementara itu, Pemkot Bandar Lampung dalam hal ini Wakil Walikota Deddy Amarullah menyebut para pensiunan guru itu menagih hak tabungan dari Koperasi Betik Gawi yang sudah tidak beroperasi lagi.

Baca Juga :  Jelang Pilkada 2024, Polda Lampung: Masyarakat Harus Bijak Gunakan Media Sosial

“Saya katakana bahwa ini koperasi pailit karena tidak mampu bayar. Tapi saya harus lihat benang merahnya, pailit ini karena gagal usaha atau dimanipulasi oleh pengurus,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Deddy mengaku jika Koperasi Betik Gawi juga masuk koperasi yang diawali oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandar Lampung. “Tentu ada pengawasan, tapi kami tidak tahu gambarannya seperti apa,” ucap calon Walikota Bandar Lampung itu.

Untuk diketahui sebelumnya Polda Lampung telah melakukan pemeriksaan terlapor yakni Ketua Koperasi Betik Gawi Joko Purwanto dan Sekretarisnya Jamarni pada November 2022 lalu. (*)

Berita Terkait

KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah, Amankan Sejumlah Dokumen
Sebuah Cerita Tentang Harapan, Jerat Eksploitasi dan Gelapnya Industri Hiburan Malam
Malu-maluin Lampung, Pria Ini Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil
Napi Rutan Krui Kabur, Ini Penjelasan Kapolres Pesisir Barat
Tiga ASN Tilap Insentif Senilai Rp 2.8 Miliar Lebih, Ini Penjelasan Kejari Lampung Selatan
Kasus Perundungan di SMA Kebangsaan Terungkap, Terduga Pelaku Segera Diperiksa Polisi
Agak Laen; Pria Ini Tega ‘Gituin’ Anak Kandungnya, 2 Tahun Baru Terungkap
Polisi Ungkap Produksi Pertamax Palsu, Beredar di Lampung Timur

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 11:22 WIB

KPK Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah, Amankan Sejumlah Dokumen

Senin, 8 Desember 2025 - 14:56 WIB

Sebuah Cerita Tentang Harapan, Jerat Eksploitasi dan Gelapnya Industri Hiburan Malam

Rabu, 2 Oktober 2024 - 11:01 WIB

Malu-maluin Lampung, Pria Ini Perkosa Anak Kandung Hingga Hamil

Sabtu, 28 September 2024 - 09:07 WIB

Napi Rutan Krui Kabur, Ini Penjelasan Kapolres Pesisir Barat

Rabu, 18 September 2024 - 13:43 WIB

Tiga ASN Tilap Insentif Senilai Rp 2.8 Miliar Lebih, Ini Penjelasan Kejari Lampung Selatan

Berita Terbaru