Inti Lampung – Politik | Pengamat Politik Unila, Bendi Juantara menyebut adanya kandidat salah satu Partai tertentu yang mendaftarkan ke penjaringan calon Gubernur Lampung di Parpol lain, dari segi aturan hal tersebut memungkinkan.
Setiap partai menurutnya tentu akan mempertimbangkan terlebih dahulu calon dari Kader internal. Namun dengan adanya prasyarat minimal usung calon berpasangan, maka koalisi menjadi penting.
“Kalau kita lihat kan partai Golkar tidak bisa usung sendiri, jadi perlu koalisi agar cukup prasyaratnya,” kata Bendi dikutip dari Lampost.co.
Namun demikian, menurutnya, partai politik harus jeli dalam berstrategi menentukan calon yang akan mereka sung. Selain itu Parpol harus mampu mendeteksi sejauh mana calon harapan publik dengan elite.
Sebab sosok calon harus sesuai dengan realitas kebutuhan, keinginan dan harapan masyarakat Lampung. “Upaya ini perlu dilakukan agar peluang tersebut menjadi terbuka sehingga sosok pemimpin yang hadir menjadi solusi bersama,” ujarnya.
Selain itu secara kuantitatif dengan peluang dukungan koalisi partai yang semakin besar. Maka, banyak hal ini akan jadi modal yang kuat dalam mengarungi pertarungan Pilgub.
“Jadi kata kuncinya adalah antara keinginan publik dan elit harus sama,” tandasnya. (*)









