Inti Lampung – Kabar Lampung | Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI, Maruarar Sirait, bersama Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri kegiatan Kolaborasi Program Pembiayaan Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat di Gedung Parona, Kecamatan Jati Agung, Lampung Selatan, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi dan lembaga, di antaranya Kementerian PKP RI, Kementerian Dalam Negeri, BPS RI, BTN, BP Tapera, PNM, SMF, serta Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya memperkuat akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa pembangunan perumahan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.
“Rumah adalah tempat lahirnya rasa aman, tempat anak-anak tumbuh dengan harapan, dan tempat keluarga membangun masa depan. Ketika masyarakat memiliki hunian yang layak, kesehatan keluarga lebih terjaga, produktivitas meningkat, dan stabilitas sosial ikut menguat,” ujar Gubernur.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, atas komitmennya melalui Program 3 Juta Rumah yang dinilai mampu menjawab kebutuhan masyarakat berpenghasilan rendah untuk mendapatkan hunian layak.
Menurut Gubernur, Lampung masih membutuhkan dukungan besar di sektor perumahan karena angka kemiskinan daerah masih berada di atas rata-rata nasional. “Tahun lalu Lampung mendapat sekitar 2.300 unit bantuan bedah rumah. Namun kebutuhan masyarakat masih sangat besar. Alhamdulillah, hari ini Pak Menteri menyampaikan komitmen untuk menyiapkan 10 ribu rumah bagi Lampung tahun ini. Ini tentu menjadi jawaban atas harapan masyarakat,” katanya. (*)









