Pelajar Desa Kali Pasir Seberangi Sungai Way Bungur Tanpa Jembatan, DPRD Lampung Tunggu Respons Kementerian

- Editor

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Lampung Yusnadi | Foto: Ist.

Anggota DPRD Lampung Yusnadi | Foto: Ist.

Inti LampungKabar Lampung | Keterbatasan infrastruktur masih dirasakan warga Desa Kali Pasir, Kecamatan Way Bungur. Para pelajar setempat hingga kini harus menyeberangi Sungai Way Bungur menggunakan perahu kecil setiap hari untuk menuju sekolah. Kondisi tersebut kembali menjadi sorotan setelah videonya beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, terlihat siswa berseragam lengkap, sebagian membawa sepeda motor, mengantre di tepian sungai sebelum menyeberang satu per satu. Warga menyebut situasi itu telah berlangsung bertahun-tahun akibat belum tersedianya jembatan penghubung yang memadai.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Apresiasi Dedikasi dan Pengabdian Kepala DLH Lampung

Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Yusnadi, menyatakan persoalan penyeberangan Sungai Way Bungur sebenarnya sudah lama disampaikan ke berbagai tingkatan pemerintahan. Ia mengaku bersama sejumlah anggota dewan pernah meninjau langsung lokasi tersebut.

“Dari kabupaten, provinsi, sampai kami di DPRD sudah pernah turun ke lokasi. Pengajuan agar ditangani kementerian juga sudah lama dilakukan,” ujar Yusnadi saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (3/2/2026).

Ia menjelaskan, surat permohonan pembangunan jembatan permanen telah diajukan ke pemerintah pusat melalui kementerian terkait sejak lebih dari enam bulan lalu. Dalam rapat dengar pendapat sebelumnya, dinas teknis juga disebut telah memastikan pengajuan tersebut sudah diproses di tingkat kementerian.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Hadirkan Layanan Pembayaran Pajak kendaraan Metode Drive Thru

“Saat ini kita tinggal menunggu proses dari kementerian. Karena kalau mengandalkan APBD, rasanya sangat sulit,” jelasnya. DPRD Lampung berharap pemerintah pusat segera memberikan kepastian agar akses pendidikan dan mobilitas warga tidak lagi bergantung pada penyeberangan sungai yang berisiko. (*)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Adat untuk Lestarikan Budaya
Pemprov Lampung Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Perencanaan Pembangunan
Gubernur Mirza Sambut Rakernas ALPTK PTMA, Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah bagi Pendidikan
Pemprov Lampung Matangkan Persiapan Operasional Sekolah Rakyat Permanen di Kota Baru
Batin Wulan Ajak Generasi Muda Lampung Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah
Tujuh Ruas Jalan di Lampung Diresmikan melalui Program Inpres Jalan Daerah 2025
Gubernur Lampung Ajak APINDO Perkuat Kolaborasi Bangun Ekonomi Berbasis Desa
Pemprov Lampung Gelar Nobar Piala Dunia, Perkuat Kebersamaan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:02 WIB

Gubernur Lampung Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Adat untuk Lestarikan Budaya

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:21 WIB

Pemprov Lampung Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Perencanaan Pembangunan

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Gubernur Mirza Sambut Rakernas ALPTK PTMA, Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah bagi Pendidikan

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:05 WIB

Pemprov Lampung Matangkan Persiapan Operasional Sekolah Rakyat Permanen di Kota Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:41 WIB

Batin Wulan Ajak Generasi Muda Lampung Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah

Berita Terbaru