Lampung-Banten Cocok jadi Tuan Rumah Bersama PON, Ini Penjelasan DPRD Lampung

- Editor

Minggu, 11 Agustus 2024 - 11:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan | Foto: Ist.

Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Yanuar Irawan | Foto: Ist.

Inti LampungKabar Lampung | Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Yanuar Irawan memastikan uang jaminan sebagai tuan rumah PON XXIII pada 2032 mendatang sebesar Rp7 miliar bisa dianggarkan.

Dia mengatakan, uang jaminan itu akan dianggarkan di tahun 2025 dan disetorkan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) pusat pada tahun 2026 saat proses pemilihan tuan rumah PON.

“Ya saya kira kalau sudah disepakati jadi tuan rumah tidak ada alasan untuk tidak siapin anggaran. Cuma Rp7 miliar masa kita tidak siapkan,” kata Yanuar kepada Rilis.id, Sabtu (10/8/2024).

Baca Juga :  Ahmad Giri Akbar Hadiri Peletakan Batu Pertama RSUD KH M Thohir Krui

Yanuar juga meluruskan, uang jaminan itu bukan masing-masing provinsi menyetorkan Rp7 miliar. Tetapi dibagi dua yaitu Rp3,5 miliar dari tiap provinsi.

“Jadi itu dari kedua provinsi yang jadi satu pelaksana. Dana Rp7 miliar itu masing-masing Lampung dan Banten Rp3,5 miliar,” jelasnya.

Terkait syarat tuan rumah bersama PON yang mewajibkan dua provinsi jaraknya harus berdekatan, menurut Yanuar hal itu tidak jadi masalah. Karena Lampung dan Banten masih berdekatan meski terpisah Selat Sunda sejauh 27 Km.

Baca Juga :  Perkuat Nilai Persatuan, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Ikuti Dakwah Damai Indonesiaku

“Justru yang paling relevan jadi tuan rumah bersama itu antara Banten dengan Lampung, karena peserta dari manapun aksesnya lebih terbuka. Memang secara daratan kita menyatu dengan Bengkulu tapi soal akses justru Lampung lebih terbuka dengan Banten,” ujarnya.

Bahkan Yanuar menyebut jika terealisasi PON Lampung Banten, jumlah kontingen yang bisa hadir bisa lebih dari 20 ribu orang. “Kalau kemarin di Papua mencapai 10 ribu orang, Insyaallah di Lampung Banten bisa lebih 20 ribu orang karena aksesnya lebih terbuka,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

TPA Bakung: Bau Busuk dari Hembusan ‘Angin Sorga’ Sang Wali
Pemprov Lampung: Tenaga Pendamping jadi Bagian Penguatan Percepatan Pembangunan
Menakar Komitmen Eva Dwiana: Pendidikan Gratis Hanya Komoditas Politik atau Janji yang Disandera?
Pengawasan Itjen Kemendagri Dorong Pemprov Lampung Tingkatkan Kinerja Pemerintahan
Pemerintah Pusat dan Pemprov Lampung Percepat Pembangunan PSEL Lampung Raya
TP PKK Lampung Sambut Kunjungan TP PKK Pusat di Mahan Agung
Menyelisik Efektivitas Anggaran Penanganan Banjir Kota Bandar Lampung
Gubernur Lampung Tegaskan Komitmen Dukung Investasi Properti dan Perumahan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:43 WIB

TPA Bakung: Bau Busuk dari Hembusan ‘Angin Sorga’ Sang Wali

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:42 WIB

Pemprov Lampung: Tenaga Pendamping jadi Bagian Penguatan Percepatan Pembangunan

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:47 WIB

Menakar Komitmen Eva Dwiana: Pendidikan Gratis Hanya Komoditas Politik atau Janji yang Disandera?

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:34 WIB

Pengawasan Itjen Kemendagri Dorong Pemprov Lampung Tingkatkan Kinerja Pemerintahan

Senin, 11 Mei 2026 - 19:06 WIB

TP PKK Lampung Sambut Kunjungan TP PKK Pusat di Mahan Agung

Berita Terbaru

Sampah di TPA Bakung menggunung | Foto: KONSENTRIS.ID/Derri Nugraha

Bandar Lampung

TPA Bakung: Bau Busuk dari Hembusan ‘Angin Sorga’ Sang Wali

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:43 WIB