Disperindag Lampung Ajak UMKM Naik Level di Era Digital Lewat Pemanfaatan Teknologi AI

- Editor

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Webinar UMKM Naik Kelas dengan AI Strategi Konten | Foto: Ist.

Webinar UMKM Naik Kelas dengan AI Strategi Konten | Foto: Ist.

Inti LampungEkonomi dan Bisnis | Upaya mendorong pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) serta Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukasi dan kolaborasi lintas sektor. Salah satunya melalui webinar bertajuk “IKM/UMKM Lampung Maju: Naik Kelas dengan AI Strategi Konten, Visual, dan Branding IKM/UMKM di Era Digital Tanpa Tim Besar.”

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Mitme Community berkolaborasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung serta NgontenpakeAI.id, dan diikuti oleh para pelaku usaha, komunitas bisnis, serta masyarakat yang ingin memahami pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Mohammad Zimmi Skil, menyebut perkembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) tidak seharusnya dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai peluang yang dapat dimanfaatkan untuk mendorong kemajuan pelaku usaha, khususnya sektor IKM dan UMKM.

Ia menjelaskan bahwa teknologi AI dapat membantu pelaku usaha dalam berbagai aspek, termasuk dalam mempromosikan produk secara lebih efektif melalui platform digital. Dengan memanfaatkan teknologi AI secara bijak, pelaku usaha juga dapat membuat visual foto produk yang lebih menarik dengan cara yang mudah, praktis, bahkan gratis, sehingga mampu meningkatkan kualitas promosi di media sosial maupun marketplace.

Meski demikian, ia mengingatkan agar pemanfaatan teknologi tersebut tetap dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab agar tidak disalahgunakan. Menurutnya, UMKM merupakan pelaku usaha yang tangguh sekaligus tulang punggung perekonomian, sehingga perlu terus didukung melalui berbagai program penguatan kapasitas dan pemanfaatan teknologi digital.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar N. Karbala, menyampaikan materi pembuka yang menekankan pentingnya transformasi digital serta pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi pelaku UMKM agar mampu meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing di era ekonomi digital.

Baca Juga :  Pj Gubernur Lampung Tandatangani Kerja Sama KUB Bank Lampung dan Bank Jatim

Menurutnya, UMKM merupakan fondasi utama perekonomian nasional. Saat ini terdapat sekitar 64,2 juta unit usaha UMKM di Indonesia yang menyerap sekitar 97 persen tenaga kerja nasional serta berkontribusi sekitar 60,5 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Meski demikian, pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, di antaranya literasi digital yang belum merata, keterbatasan akses pembiayaan, biaya logistik yang tinggi, serta akses pasar yang masih terbatas. Selain itu, persaingan di pasar digital juga semakin ketat seiring meningkatnya produk impor di berbagai platform e-commerce.

Tiar menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi kunci utama untuk meningkatkan produktivitas UMKM. Saat ini baru sekitar 32 persen UMKM yang telah memanfaatkan teknologi digital secara optimal, sehingga masih terdapat peluang besar untuk mempercepat digitalisasi sektor ini.

Pemerintah juga terus mendorong berbagai program strategis yang membuka peluang bagi UMKM, seperti penguatan literasi digital dan AI, hilirisasi industri pangan, serta program Makan Bergizi Gratis yang membuka ruang keterlibatan UMKM dalam rantai pasok industri nasional.

Tiar menegaskan bahwa agar mampu berkembang di era digital, pelaku UMKM perlu fokus pada beberapa strategi utama, antara lain membangun branding produk yang kuat, memanfaatkan platform digital seperti marketplace dan media sosial, serta aktif mengikuti pelatihan dan kolaborasi dalam ekosistem digital.

“Di era digital saat ini, peluang tidak hanya dimiliki oleh usaha besar, tetapi juga oleh mereka yang berani belajar, beradaptasi, dan memanfaatkan teknologi,” ujar Tiar.

Sementara itu, materi utama dalam webinar ini disampaikan oleh Hermansyah Romadhona, Founder NgontenpakeAI.id sekaligus mentor digitalisasi UMKM berbasis AI. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai strategi pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk membantu pelaku UMKM dalam menyusun strategi konten, membuat visual promosi dan foto produk yang menarik, hingga memperkuat branding usaha di berbagai platform digital.

Baca Juga :  Dorong UMKM Lokal, Ketua TP PKK Provinsi Lampung Kunjungi Dekranasda Lampung Tengah

Dalam sesi tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan materi, tetapi juga langsung diajak praktik menggunakan AI untuk membuat berbagai kebutuhan promosi usaha, mulai dari pembuatan visual foto produk, desain logo, penulisan caption pemasaran, hingga mencari ide konten media sosial.

Hermansyah juga memperkenalkan beberapa tools AI yang powerful yang dapat digunakan secara gratis, praktis, dan mudah dipelajari oleh pelaku UMKM. Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan sebagai tools atau asisten digital yang siap membantu berbagai kebutuhan bisnis kapan saja, bahkan selama 24 jam.

Dengan bantuan teknologi ini, pelaku UMKM dapat menghasilkan konten pemasaran yang lebih profesional, menarik perhatian pelanggan, serta mampu meningkatkan nilai jual produk. Melalui pemanfaatan teknologi yang tepat, UMKM dapat bekerja lebih cepat, lebih efisien, dan lebih inovatif dalam menjalankan berbagai aktivitas bisnis, mulai dari pembuatan ide konten, desain visual promosi, hingga pengembangan strategi pemasaran digital.

Harapannya, semakin banyak pelaku usaha yang terdorong untuk melakukan transformasi digital, berani memanfaatkan teknologi baru, serta mampu meningkatkan daya saing usahanya di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat.

Satu pesan penting dari kegiatan ini adalah bahwa teknologi tidak hadir untuk menggantikan manusia, melainkan untuk membantu manusia bekerja lebih cerdas, lebih produktif, dan lebih kreatif.

Dengan semangat kolaborasi, inovasi, serta pemanfaatan teknologi, diharapkan IKM dan UMKM Indonesia dapat terus maju dan berkembang, naik kelas, serta mampu bersaing di pasar digital yang semakin luas. (*)

Berita Terkait

Pemprov Lampung Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan untuk Dorong Ekonomi Pesisir
HIPMI Half Marathon 2026 Dorong Sport Tourism dan Perputaran Ekonomi di Lampung
Gubernur Lampung Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Pemprov Lampung Tegaskan Dukungan Penuh Sensus Ekonomi 2026
Wagub Jihan Tinjau Langsung Harga dan Stok Bahan Pokok di Pasar Jelang Idulfitri
Rakor Inflasi Februari 2026, Pemprov Lampung Dorong TPID Lebih Aktif Awasi Harga Pasar
DPRD Lampung Dorong Transformasi Digital Ekonomi Perempuan
Jelang Ramadan dan Idul Fitri, Gubernur Lampung Perketat Pengawasan Distribusi Bahan Pokok

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 11:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Sektor Kelautan dan Perikanan untuk Dorong Ekonomi Pesisir

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:44 WIB

HIPMI Half Marathon 2026 Dorong Sport Tourism dan Perputaran Ekonomi di Lampung

Selasa, 5 Mei 2026 - 19:08 WIB

Gubernur Lampung Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

Selasa, 7 April 2026 - 19:17 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan Dukungan Penuh Sensus Ekonomi 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:48 WIB

Disperindag Lampung Ajak UMKM Naik Level di Era Digital Lewat Pemanfaatan Teknologi AI

Berita Terbaru

Diskominfotik Provinsi Lampung menggelar asistensi pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber | Foto: Ist.

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Siber

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:07 WIB