Inti Lampung – Gaya Hidup | Banyak orang yang belum menyadari bahwa di sekitar mereka, terdapat tumbuhan herbal yang bisa dimanfaatkan untuk menjaga kesehatan tubuh. Salah satu dari tumbuhan tersebut adalah sambiloto. Walau memiliki cita rasa yang pahit, namun ternyata daun sambiloto bisa dimanfaatkan untuk pengobatan. Berikut ini informasi mengenai kandungan gizi, serta manfaat daun sambiloto.
Zat yang Terkandung dalam Daun Sambiloto
Daun sambiloto mengandung ragam senyawa di antaranya andrographolide, deoxy andrographolide, neoandrographolie dan flavonoid. Andrographolide yang memicu rasa pahit dari daun sambiloto ini, merupakan senyawa yang berperan sebagai anti kanker. Flavonoid yang juga dikandung oleh daun sambiloto, merupakan antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari paparan radikal bebas.
Khasiat Daun Sambiloto bagi Kesehatan Tubuh Anda
Semakin meningkatnya kegiatan budidaya sambiloto, tentu disebabkan karena telah terbuktinya khasiat daun serta bagiannya yang lain bagi kesehatan. Anda sendiri pun bisa memanfaatkan daun sambiloto untuk kesehatan, misalnya dengan meminum air rebusan daun tersebut. Ragam zat yang terkandung dalam daun sambiloto, akan dapat mengobati ragam penyakit yang tengah Anda derita.
1. Daun Sambiloto Dapat Mencegah dan Menyembuhkan Pilek
Jika Anda tengah menderita pilek, terutama yang disertai dengan flu, jangan ragu untuk memanfaatkan daun sambiloto sebagai obat. Daun sambiloto dapat meningkatkan kembali daya tahan tubuh Anda yang turun, karena diserang oleh mikroorganisme jahat. Gejala pilek seperti demam, tenggorokan kering, sakit dan nyeri pada kepala, akan berkurang karena daun sambiloto.
2. Daun Sambiloto dapat Melancarkan Proses Pencernaan
Manfaat daun sambiloto selanjutnya adalah dapat melancarkan pencernaan. Daun sambiloto akan membantu proses pencernaan di usus kecil dan memperlancar proses penyerapan karbohidrat, dengan mengaktivasi enzim maltase, sukrase, dan laktase. Penyakit pada organ pencernaan seperti radang usus pun dapat dibantu pemulihannya, asalkan pasien rutin mengonsumsi daun sambiloto.
3. Daun Sambiloto Berperan Sebagai Anti Kanker
Seperti yang diketahui, salah satu senyawa yang terkandung dalam daun sambiloto adalah andrographolide. Senyawa ini sangat berguna untuk menekan pertumbuhan jaringan tumor. Selain itu, senyawa andrographolide dalam daun sambiloto akan mencegah terjadinya duplikasi dan pembelahan sel kanker. Pertumbuhan sel kanker akan terhambat, bahkan juga bisa menjadi mati.
Senyawa andrographolide bisa dimanfaatkan untuk membantu pengobatan kanker usus besar, payudara, kulit, darah, otak, ginjal, pankreas, dan paru-paru. Dengan masuknya senyawa ini ke dalam tubuh, aktivitas sitotoksik sel darah putih terhadap sel kanker akan meningkat. Sitotoksik adalah aktivitas sel darah putih yang membunuh sel-sel kanker, beserta dengan sel yang terinfeksi.
4. Daun Sambiloto Membantu Pengobatan Penyakit Radang Sendi
Arthritis atau radang sendi akan menyebabkan penderitanya merasakan sakit, tatkala ia sedang bergerak. Untuk mengatasinya, daun sambiloto tentu saja bisa dimanfaatkan. Daun sambiloto dapat mengurangi jumlah tulang sendi yang membengkak pada penderita artritis. Dengan begitu, sedikit demi sedikit rasa sakit karena tegang dan bengkaknya sendi tersebut bisa mulai berkurang.
5. Daun Sambiloto Mencegah Penuaan Dini pada Kulit
Kulit yang terpapar langsung oleh sinar UV secara terus menerus, dapat membuatnya mengalami penuaan dini. Akibatnya, keriput pun mulai muncul di kulit Anda, padahal usia Anda masih tergolong muda. Untuk bisa terhindar dari risiko penuaan dini ini, manfaatkanlah daun sambiloto. Daun sambiloto meminimalisir penyerapan sinar UV oleh kulit, serta meningkatkan produksi kolagen.
Sambiloto merupakan salah satu tanaman herbal yang sangat dianjurkan untuk dibudidayakan, terutama sekali daunnya, memiliki banyak khasiat, yang berguna untuk menjaga kesehatan tubuh. Manfaat daun sambiloto di antaranya adalah untuk mengobati pilek, gangguan pencernaan, serta beragam jenis tipe penyakit kanker. Makanya, yuk tanam sambiloto dari sekarang!










Komentar