Terkait Blackout, DPRD Lampung Tegas Minta PLN Transparan

- Editor

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi IV DPRD Lampung RDP dengan PLN UID Lampung | Foto: Ist.

Komisi IV DPRD Lampung RDP dengan PLN UID Lampung | Foto: Ist.

Inti LampungKabar Lampung | Setelah ditunda, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Lampung akhirnya menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan PLN UID Lampung pada Selasa, (11/6/2024) pukul 10.30 WIB.

RDP tersebut terkait Pemadaman listrik yang melanda beberapa provinsi di Sumatera bagian selatan (Sumbagsel) termasuk Lampung selama lebih dari 24 jam yang terjadi pada 4 Juni 2024 pukul 10.30 WIB hingga 5 Juni 2024 sekira pukul 22.0 WIB.

Dalam rapat yang berlangsung tertutup itu, Ketua Komisi IV DPRD Lampung, Ismet Roni, menegaskan bahwa pemadaman listrik yang terjadi selama lebih dari 24 jam tersebut telah mengganggu aktivitas masyarakat dan sektor ekonomi di wilayah Sumbagsel.

Baca Juga :  Upacara HUT ke-80 RI, Ketua DPRD Lampung Bacakan Teks Proklamasi

“Pemadaman listrik ini sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan sektor ekonomi di Sumbagsel. Kami minta PLN untuk segera melakukan evaluasi dan perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” kata Ismet Roni.

Dia juga menekankan pentingnya PLN untuk memberikan penjelasan yang transparan kepada masyarakat mengenai penyebab pemadaman listrik. Juga langkah-langkah yang diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

“Masyarakat berhak mendapatkan informasi yang jelas terkait penyebab pemadaman listrik dan langkah-langkah yang diambil oleh PLN. Kami minta PLN untuk transparan dalam memberikan informasi tersebut,” tegasnya.

Baca Juga :  Urai Persoalan Tataniaga Singkong, DPRD Lampung Bentuk Pansus

Pemadaman listrik selama 24 jam lebih ini, lanjutnya, telah menimbulkan berbagai keluhan dari masyarakat. Banyak yang mengeluhkan terganggunya aktivitas sehari-hari serta kerugian ekonomi yang mereka alami.

Menanggapi permintaan tersebut, General Manager PLN UID Lampung, Sugeng Widodo, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman listrik ini. Dia menjelaskan bahwa pemadaman listrik disebabkan oleh gangguan pada sistem kelistrikan di Sumbagsel.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman listrik ini. Kami sedang melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti gangguan tersebut,” kata Sugeng Widodo. (*)

Berita Terkait

Diskominfotik Lampung Matangkan Persiapan EPSS 2026, Targetkan Peningkatan Kualitas Data
Sekdaprov Lampung Lantik Dua Pejabat Eselon II, Gubernur Tekankan Penyegaran Birokrasi
Pembangunan Jalan Kasui–Air Ringkih Dimulai, Gubernur Tekankan Kualitas Pekerjaan
Wagub Lampung Pimpin Evaluasi Program Desaku Maju, Fokus Perkuat Ekosistem Ekonomi Desa
Mahasiswi FEB Juara PILMAPRES Unila 2026, Siap Lanjut ke Tingkat Wilayah
Pemprov Lampung Gelar Ziarah TMP Peringati HUT ke-62 Provinsi Lampung
Bupati Pesawaran Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD
Mahasabha XIV KMHDI Digelar di Bandar Lampung, Fokus Regenerasi dan Arah Organisasi
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 19:08 WIB

Diskominfotik Lampung Matangkan Persiapan EPSS 2026, Targetkan Peningkatan Kualitas Data

Kamis, 9 April 2026 - 12:05 WIB

Sekdaprov Lampung Lantik Dua Pejabat Eselon II, Gubernur Tekankan Penyegaran Birokrasi

Rabu, 8 April 2026 - 19:08 WIB

Pembangunan Jalan Kasui–Air Ringkih Dimulai, Gubernur Tekankan Kualitas Pekerjaan

Selasa, 7 April 2026 - 18:27 WIB

Wagub Lampung Pimpin Evaluasi Program Desaku Maju, Fokus Perkuat Ekosistem Ekonomi Desa

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:54 WIB

Pemprov Lampung Gelar Ziarah TMP Peringati HUT ke-62 Provinsi Lampung

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menerima audiensi jajaran BPS Provinsi Lampung di Ruang Kerja Sekda | Foto: Ist.

Ekonomi dan Bisnis

Pemprov Lampung Tegaskan Dukungan Penuh Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 7 Apr 2026 - 19:17 WIB