RTH Bandar Lampung Sisa 4,5 Persen: Eva Dwiana Bicara Konservasi di Ujung Jabatan Walikota

- Editor

Sabtu, 21 September 2024 - 09:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Eva Dwiana dan Deddy Amarullah mendaftar ke KPU Bandar Lampung | Foto: Ist.

Eva Dwiana dan Deddy Amarullah mendaftar ke KPU Bandar Lampung | Foto: Ist.

Inti LampungBandar Lampung | Analisa yang dikeluarkan Climate Central menyebut kota Bandar Lampung menjadi 4 kota yang masuk dalam suhu tertinggi se-Asia Tenggara periode Juni-Agustus 2024.

Bandar Lampung menduduki posisi ketiga kota suhu panas tertinggi di bawah Makasar (Sulawesi Selatan), Sumedang (Jawa Barat) dan Davao (Filipina). Climate Central mencatat Kota Bandar Lampung mengalami suhu panas selama 81 hari.

BMKG Lampung menyebut kondisi ini terjadi karena memasuki musim puncak kemarau. Pihaknya memprediksi puncak kemarau akan berakhir pada pertengahan bulan Oktober 2024 mendatang.

Kordinator Bidang Data BMKG Raden Inten Lampung, Rudi Hartono mengatakan, suhu tertinggi akan terasa setiap harinya mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB dengan suhu mencapai 35 derajat Celcius.

Baca Juga :  Pemprov Lampung dan Kodam XXI Radin Inten Bangun Sinergi Dalam Pembangunan Daerah

“Biasanya puncak panas itu akan mulai terasa dari jam 10 pagi sampai jam 2 siang. Biasanya suhu akan mencapai 34 hingga 35 derajat Celcius,” kata dia kepada wartawan, Kamis (19/9/2024).

Panasnya Kota Tapi Berseri ini juga tak lepas dari minimnya ruang terbuka hijau (RTH). Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Kota Bandar Lampung mencatat ruang terbuka hijau (RTH) tersisa 4,5 persen. Luasan RTH tersebut berkurang dari sebelumnya 11,08 persen.

Kondisi RTH di Bandar Lampung memang sangat memprihatinkan dan belum menjadi perhatian pemerintah. Bahkan Perda tentang RTH ini saja belum ada, artinya Pemkot Bandar Lampung memang tak peduli dengan ruang terbuka hijau.

Sementara itu, banyak pihak yang sudah menyoroti kondisi RTH kota Bandar Lampung yang semakin berkurang mengingat idealnya ruang terbuka hijau sebuah wilayah perkotaan mencapai 30 persen.

Baca Juga :  K-Fest 2025 Angkat Kuliner Tradisional, Ketua TP PKK Dorong Inovasi Sambel Seruit

Menjelang akhir jabatan dan akan mencalonkan diri lagi, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana baru biaracara soal ruang publik maupun ruang terbuka hijau. Tak tanggung, dia janjikan bangun ruang publik di setiap kecamatan.

“Kami juga sedang mengembangkan rencana tata ruang di Kecamatan Telukbetung Timur dan Telukbetung Barat. Dua wilayah itu memiliki fungsi sebagai kawasan konservasi dan fungsi tambahan sebagai wisata alam dan bahari,” kata dia, Rabu (18/9/2024).

“Sementara, kami fokuskan di dua kecamatan itu dulu. Ke depannya, akan ada pembangunan ruang terbuka di kecamatam lain,” imbuhnya. (*)

Berita Terkait

Mirza Tekankan Pelestarian Budaya Lampung untuk Bentuk Karakter Generasi Muda
Pemprov Lampung Finalisasi Aplikasi “Lampung Peduli TBC” untuk Percepat Penanggulangan
Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Siber
Peringati Harkitnas ke 118, Pemprov Lampung Gaungkan Semangat Kebangkitan Kolektif Bangsa
Sulpakar Tekankan Disiplin dan Keteladanan ASN Pemprov Lampung
Pemprov Lampung Optimalkan Aset Daerah untuk Koperasi Merah Putih
TPA Bakung: Bau Busuk dari Hembusan ‘Angin Sorga’ Sang Wali
Pemprov Lampung: Tenaga Pendamping jadi Bagian Penguatan Percepatan Pembangunan

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:31 WIB

Mirza Tekankan Pelestarian Budaya Lampung untuk Bentuk Karakter Generasi Muda

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:58 WIB

Pemprov Lampung Finalisasi Aplikasi “Lampung Peduli TBC” untuk Percepat Penanggulangan

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:07 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Siber

Senin, 18 Mei 2026 - 11:07 WIB

Sulpakar Tekankan Disiplin dan Keteladanan ASN Pemprov Lampung

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:46 WIB

Pemprov Lampung Optimalkan Aset Daerah untuk Koperasi Merah Putih

Berita Terbaru

Diskominfotik Provinsi Lampung menggelar asistensi pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber | Foto: Ist.

Lampung

Pemprov Lampung Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Siber

Rabu, 20 Mei 2026 - 19:07 WIB