Inti Lampung – Kabar Lampung | Dalam rangka menghadapi Pilkada Serentak 2024 yang akan digelar pada bulan November mendatang, Polda Lampung melalui Biro Operasi menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektor (Rakor Linsek) terkait strategi pengamanan.
Fokus utama dalam rapat tersebut adalah klasifikasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dibagi menjadi beberapa kategori, mulai dari TPS kurang rawan, TPS rawan, hingga TPS sangat rawan.
Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah TPS di Provinsi Lampung mencapai 13.277, dengan rincian 12.604 TPS dikategorikan kurang rawan, 580 TPS masuk dalam kategori rawan, 72 TPS sangat rawan, dan 21 TPS khusus.
Sebanyak 72 TPS di Provinsi Lampung dikategorikan sangat rawan dalam Pilkada 2024 itu tersebar di lima kabupaten diantaranya Tanggamus 22 TPS, Pesisir Barat 20 TPS. Mesuji 11 TPS, Pesawaran 10 TPS, dan Tulang Bawang 9 TPS.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Umi Fadilah mengatakan, klasifikasi ini disusun berdasarkan potensi konflik di wilayah-wilayah tertentu, dinamika sosial, dan kondisi geografis TPS. Sehingga, kata dia, pola pengamanan menyesuaikan dengan situasi di lapangan.
Dia menerangkan, pihaknya memprioritaskan keamanan di TPS yang masuk kategori rawan dan sangat rawan. Lokasi-lokasi ini memiliki potensi konflik sosial dan tingkat militansi pendukung paslon yang tinggi.
Polda Lampung akan meningkatkan jumlah personel serta menyesuaikan pola pengamanan sesuai dengan situasi di lapangan. “Berdasarkan militansi dan kondisi geografis masing-masing lokasi,” kata dia, Rabu (18/9/2024).
Untuk mengamankan Pilkada 2024, Polda Lampung menyiagakan 7.600 personel di 15 kabupaten/kota, terdiri dari 1.986 personel polda dan 5.614 personel polres/polresta.
Di tingkat TPS, 5.071 personel Polri disiapkan, termasuk 3.891 personel satuan wilayah, 364 BKO Pam TPS, 466 BKO Brimob, dan 350 BKO Samapta.
Selain itu, Polda Lampung juga menyiapkan 200 personel dari Satbrimob dan Direktorat Samapta sebagai pasukan respon cepat, yang merupakan perintah langsung Kapolda.
“Pengamanan didukung oleh 26.554 personel linmas,” tambah Umi. (*)









