Inti Lampung – Kabar Lampung | Rendahnya nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) siswa SMP yang hendak masuk SMA Unggulan di Lampung, mendapat perhatian serius dari anggota DPRD Lampung.
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Lampung Fauzi Heri menyatakan, bila hasil tes TKA jeblok, atau tidak sesuai dengan nilai rapor yang fantastis, berarti sistem penilaian siswa di SMP perlu dievaluasi.
“Meskipun nilai rapor adalah akumulasi dari aspek penilaian termasuk kognitif, keterampilan, dan sikap, seharusnya prioritas penentuan rangking harus lebih banyak memprioritaskan aspek kognitif,” kata dia, Kamis (19/6/2025).
Hasil evaluasi dari TKA yang dilaksanakan pada 11-12 Juni 2025 lalu, hanya 10,34 persen siswa yang memperoleh nilai di atas 50. Sementara mayoritas atau 89,66 persen (3.533) peserta mendapatkan skor di bawah 50.
Fauzi Heri menyatakan, hasil TKA ini harus menjadi catatan bagi Dinas Pendidikan, khususnya sekolah-sekolah, untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
“Harusnya kalau memang nilai rapornya tinggi, maka nilai TKA juga tidak jauh berbeda. Tapi ini malah mayoritas atau 89,66 persen (3.533) peserta mendapatkan skor di bawah 50. Sungguh memprihatinkan,” ujarnya. (*)









