Satwa Turut Dilalap Api, Ini Penyebab Ribuan Hektare Kawasan TNWK Terbakar

- Editor

Selasa, 10 September 2024 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran di TNWK | Foto: Ist.

Kebakaran di TNWK | Foto: Ist.

Inti LampungLampung Timur | Sejak bulan Juli hingga September 2024 ini kebakaran melanda sejumlah arean kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Humas Taman Nasional Way Kambas Sukatmoko mengatakan kebakaran yang terjadi di kawasan TNWK terjadi berkali-kali, dengan sebaran di area 1 dan 2. Pihaknya mencatat jumlah lahan yang terbakar mencapai 1.022 hektare.

“Kebakaran lahan selama triwulan ini yakni di Juli hingga September awal kami mencatat total 1.022 hektar lahan terbakar. Untuk sebaran lahan yang terbakar itu ada di area seksi wilayah 1 dan 2, ini memang terjadi berkali-kali,” kata dia, Senin (9/9/2024) malam.

Baca Juga :  LAZ Darul Fattah Peduli Terjunkan Relawan Langsung ke Lokasi Bencana Aceh Tamiang

Namun demikian, Sukatmoko menilai dampak kebakaran tahun ini tidak seluas tahun sebelumnya. Sementara untuk titik kebakaran kurang lebih sama seperti tahun lalu.

“Untuk tahun ini relatif lebih bisa ditangani dan luasannya juga tidak seperti tahun lalu. Memang ada beberapa lokasi yang tahun lalu terbakar di tahun ini juga terbakar kembali,” ujarnya dikutip dari detikSumbagsel.

Menurut Sukatmoto, salah satu faktor penyebab kebakaran lahan di TNWK adalah musim kemarau. Lahan di TNWK dalam kondisi kering yang membuatnya mudah terbakar.

Baca Juga :  Perkara Banjir: Ketika Kelalaian Tata Kota Tenggelamkan Bandar Lampung

“Memang kondisinya masih kemarau, jadi memang kondisi lahan banyak yang kering,” ucapnya.

Hingga saat ini, petugas masih berada di dalam kawasan hutan untuk mendeteksi titik api guna mencegah kebakaran meluas serta mengupdate luas wilayah yang terbakar.

Diketahui, dampak terbakarnya lahan sejumlah arean kawasan Taman Nasional Way Kambas ini sejumlah satwa ikut menjadi korban.

“Iya ada beberapa hewan yang tim temukan mati ya, seperti burung dan ular, jadi satwa-satwa yang jalannya lambat itu jadi korban dan terbakar,” ungkap Sukatmoko dalam kesempatan lain. (*)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Adat untuk Lestarikan Budaya
Pemprov Lampung Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Perencanaan Pembangunan
Gubernur Mirza Sambut Rakernas ALPTK PTMA, Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah bagi Pendidikan
Pemprov Lampung Matangkan Persiapan Operasional Sekolah Rakyat Permanen di Kota Baru
Batin Wulan Ajak Generasi Muda Lampung Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah
Tujuh Ruas Jalan di Lampung Diresmikan melalui Program Inpres Jalan Daerah 2025
Gubernur Lampung Ajak APINDO Perkuat Kolaborasi Bangun Ekonomi Berbasis Desa
Pemprov Lampung Gelar Nobar Piala Dunia, Perkuat Kebersamaan Masyarakat

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:02 WIB

Gubernur Lampung Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Adat untuk Lestarikan Budaya

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:21 WIB

Pemprov Lampung Dukung Penuh Sensus Ekonomi 2026 untuk Perkuat Perencanaan Pembangunan

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:04 WIB

Gubernur Mirza Sambut Rakernas ALPTK PTMA, Apresiasi Kontribusi Muhammadiyah bagi Pendidikan

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:05 WIB

Pemprov Lampung Matangkan Persiapan Operasional Sekolah Rakyat Permanen di Kota Baru

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:41 WIB

Batin Wulan Ajak Generasi Muda Lampung Ambil Peran dalam Pembangunan Daerah

Berita Terbaru