DLH Lampung Matangkan Persiapan Proyek PSEL Lampung Raya

- Editor

Selasa, 20 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Koordinasi Lanjutan terkait Proyek PSEL Lampung Raya | Foto: Ist.

Rapat Koordinasi Lanjutan terkait Proyek PSEL Lampung Raya | Foto: Ist.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Lampung menggelar rapat koordinasi lanjutan dan peninjauan lapangan proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) Lampung Raya di kawasan Kota Baru, Kecamatan Jati Agung, Selasa (20/10/2026). Rapat berlangsung di RS Bandar Negara Husada.

Peninjauan dipimpin Kepala DLH Provinsi Lampung Riski Sofian bersama jajaran dan tim teknis. Kegiatan ini bertujuan mempercepat persiapan proyek pengolahan sampah berbasis teknologi modern dengan memperhatikan ketepatan perencanaan, transparansi, dan aspek lingkungan.

Koordinasi yang melibatkan Bappeda, BPKAD, BMBK, PKPCK, PSDA, BBWS Mesuji Sekampung, PT Sucofindo, PT Arkonin, dan konsorsium membahas sejumlah aspek teknis. Salah satunya mitigasi banjir, dengan posisi jalan eksisting tercatat 80 sentimeter di atas estimasi peil banjir. Kajian teknis untuk proyeksi banjir 50 tahun ditargetkan rampung pada 26 Oktober 2026.

Baca Juga :  Lampung Perkuat Posisi sebagai Lumbung Pangan Nasional, Fokus Tingkatkan Produksi

Dari sisi lahan, pematangan tahap awal seluas empat hektare didukung anggaran Dinas PKPCK. Untuk memenuhi target total delapan hektare, pembahasan anggaran tahun 2027 dan alternatif pembiayaan bersama Danantara/DENERA, PT Arkonin, serta konsorsium masih terus dilakukan. Sinkronisasi titik koordinat dan patok pengukuran juga dikerjakan bersama instansi terkait.

Baca Juga :  Giri Tekankan Aspek Lingkungan dalam Pengembangan Kota Baru

Kebutuhan air operasional PSEL diproyeksikan mencapai 2.658 meter kubik per hari, dengan estimasi kebutuhan sekitar 3.000 meter kubik per hari. Karena itu, neraca air akan dikaji bersama, sementara Dinas PSDA menginventarisasi potensi pasokan air PDAM dari koridor Soekarno-Hatta yang tercatat sebesar 8,68 liter per detik.

Selain aspek lahan, banjir, dan pasokan air, rapat menyepakati posisi akhir jalan akses sesuai perencanaan teknis Dinas BMBK Provinsi Lampung. Sejumlah langkah tersebut menjadi bagian dari persiapan teknis untuk mendukung pembangunan proyek PSEL Lampung Raya. (*)

Berita Terkait

Sekdaprov Marindo Dorong Biro Organisasi Lampung Lebih Adaptif dan Modern
Wagub Jihan Dorong Pengolahan Sampah Pasar Jadi Pupuk Organik
Gubernur dan Wagub Lampung Saksikan Detik-detik Proklamasi dari Istana Merdeka
Jihan Nurlela: Paskibraka Mengemban Amanah Menjaga Kehormatan Bangsa
Gubernur Lampung Pastikan Bed Dryer Bantu Tingkatkan Nilai Jual Gabah Petani
Gubernur Lampung Lepas 598 Peserta Kontingen Jamnas XII 2026
Gubernur Lampung Dorong Mahasiswa Baru Unila Jadi Generasi Berdampak
Pemprov Lampung Kawal Program Bedah Rumah dan Optimalkan Pajak Daerah

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:38

DLH Lampung Matangkan Persiapan Proyek PSEL Lampung Raya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:37

Sekdaprov Marindo Dorong Biro Organisasi Lampung Lebih Adaptif dan Modern

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:45

Wagub Jihan Dorong Pengolahan Sampah Pasar Jadi Pupuk Organik

Senin, 17 Agustus 2026 - 18:43

Gubernur dan Wagub Lampung Saksikan Detik-detik Proklamasi dari Istana Merdeka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:03

Jihan Nurlela: Paskibraka Mengemban Amanah Menjaga Kehormatan Bangsa

Berita Terbaru