Inti Lampung – Ekonomi dan Bisnis | Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan arah pembangunan ekonomi ke depan harus bertumpu pada desa sebagai pusat pertumbuhan baru. Ia menilai peningkatan kesejahteraan petani dan penguatan ekonomi desa menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan daerah yang berkelanjutan.
“Ekonomi kita tumbuh, dan pertumbuhan itu ada di desa. Karena itu, seluruh kebijakan harus diarahkan untuk memperkuat desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,” ujar Gubernur.
Pernyataan tersebut disampaikan Rahmat Mirzani Djausal saat menghadiri pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih Provinsi Lampung periode 2026–2031 di Balai Keratun, Kantor Gubernur Lampung, Selasa (5/5/2026).
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Provinsi Lampung juga menyalurkan bantuan secara simbolis sebesar Rp10 juta per desa kepada 2.446 desa di seluruh wilayah Lampung sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pembangunan desa.
Gubernur menjelaskan, struktur ekonomi Lampung saat ini dinilai belum sepenuhnya berpihak pada desa. Meskipun sekitar 70 persen penduduk tinggal di wilayah pedesaan, aktivitas dan perputaran ekonomi justru lebih dominan terjadi di kawasan perkotaan.
Kondisi tersebut, menurutnya, merupakan dampak dari sistem ekonomi lama yang cenderung mendorong pertumbuhan dari atas ke bawah (trickle down effect), sehingga petani sebagai pelaku utama di desa hanya memperoleh porsi kecil dalam rantai nilai ekonomi. (*)









