Inti Lampung – Lampung Utara | Pungli atau biasa disebut uang ‘mel’ sangat meresahkan sopir truk saat melintas di Jalan Lintas Tengah (Jalinteng) Lampung Utara.
Salah satu sopir truk bermuatan batu bara milik PT Sumber Cipta Energi bernama Winarto (29) mengaku kerap dimintai uang pengamanan alias mel di simpang Rengas, Desa Ulak Rengas, Kecamatan Abung Tinggi, Lampung Utara.
Winarto sendiri membawa truk bermuatan batu bara dari Tanjung Enim, Sumatera Selatan menuju Cilegon, Banten. Menurut pengakuannya, uang yang diminta sebesar Rp 80 ribu tiap kali melintas di jalan tersebut.
“Di simpang Rengas ngemel Rp 80 ribu,” kata dia dikutip dari Tribun Lampung, Senin (22/4/2024).
Winarto tidak mengenal orang yang memintai uang tersebut. “Kami gak ada yang kenal sama mereka. Ibaratnya, kalau (mobil) yang lainnya berhenti, ya kita juga ikut berhenti,” ujarnya.
“Di situ memang ada posnya, dan Lampung Utara hanya di situ. Memang sudah ada yang nunggu di pos itu,” sambungnya.
Ia tidak menerima tanda terima dari pemberian uang tersebut. “Setelah kasih uang itu, tidak ada tanda terima. Hanya difoto surat jalannya. Uang itu memang disuruh pihak perusahaan untuk ngasih uang pengamanan di sana,” ungkapnya.
Sementara itu, ia mengaku diberikan uang jalan oleh perusahaan sebesar Rp 4,4 juta. “Uang jalan banyak habis untuk ngemel sama untuk solar,” tandasnya. (*)










Komentar