Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat ekosistem pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui kolaborasi lintas sektor. Upaya tersebut disampaikan Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat menyambut kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Arifah Fauzi, dalam rapat koordinasi di Ruang Abung, Balai Keratun, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan Forum Puspa, Forum Anak Daerah (FAD), Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga), Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM), serta Dinas PPPA kabupaten/kota se-Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya, Jihan mengapresiasi perhatian Menteri PPPA terhadap upaya perlindungan perempuan dan anak di Lampung. Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten/kota diperlukan untuk memastikan program pemberdayaan dan perlindungan berjalan optimal.
“Kehadiran beliau menjadi simbol bahwa Lampung ini tentu saja menjadi perhatian, dan memang kami memang butuh sekali genggaman tangan, butuh sekali untuk bisa dikawal betul oleh Ibu Menteri dalam menjalankan apa yang menjadi tugas perpanjangan tangan dari pemerintah pusat,” ujar Wagub Jihan.
Jihan menambahkan, isu perempuan dan anak kini didorong menjadi gerakan sosial yang melibatkan masyarakat, bukan sekadar program perangkat daerah. Salah satu wujudnya ialah gerakan partisipasi keluarga dalam mendampingi peserta didik selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
“Baru saja kita selesai melakukan gerakan bersama untuk mengawal peserta didik kita dalam MPLS dalam gerakan ‘Ayah Mengantar Anak ke Sekolah’ dan antusiasmenya cukup luar biasa Ibu Menteri di Provinsi Lampung. Saya menyaksikan pagi-pagi, anak-anak sekolah kita, anak-anak peserta didik diantar oleh ayahnya,” jelasnya.


















Komentar