Inti Lampung – Bandar Lampung | Calon kepala daerah (Cakada) yang akan mengikuti kontestasi pada Pilkada 2024 diminta memprioritaskan isu lingkungan hidup dalam visi, misi dan program kerjanya.
Hal itu disampaikan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung. Direktur Walhi Lampung Irfan Tri Musri mengatakan belum terlihat adanya trobosan yang serius dari cakada dalam isu lingkungan hidup.
Padahal, kata dia, isu lingkungan hidup menjadi salah satu persoalan krusial saat ini.
“Harapannya ketika dia mendaftar diri sebagai calon kepala daerah, ini akan mengubah cara pandang dengan menempatkan isu lingkungan hidup sebagai visi misi bukan hanya sebagai pelengkap, tapi bagian dari prioritas utama,” kata Irfan, Sabtu (3/8/2024).
Dia mencontohkan permasalahan bekas hutan kota Bandar Lampung yang saat ini telah dikuasai pihak swasta. Ia menilai, ruang terbuka hijau itu dapat dipertahankan, tidak dibangun superblok yang dapat menimbulkan banjir warga sekitar.
“Wali kota terpilih nanti dapat mengevaluasi itu, dan menarik kembali menjadi milik pemerintah dan menjadinya kembali sebagai taman hutan kota,” ujarnya.
Hal itu disampaikan Irfan mengingat selama 10 tahun terakhir, ruang terbuka hijau di Kota Tapis Berseri sudah defisit. Sehingga ruang terbuka hijau yang sudah ada dipertahankan dan menambah ruang terbuka hijau baru. (*)









