DPRD Lampung Apresiasi Pemprov Atasi Konflik Gajah dan Manusia

- Editor

Selasa, 20 Januari 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Provinsi Lampung, Muhammad Reza Berawi | Foto: Ist.

Anggota DPRD Provinsi Lampung, Muhammad Reza Berawi | Foto: Ist.

Inti LampungKabar Lampung | Anggota Komisi I DPRD Provinsi Lampung dari Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Reza Berawi menilai keterlibatan langsung pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo menjadi sinyal kuat bahwa konflik gajah dan manusia di Way Kambas tidak lagi dipandang sebagai persoalan lokal semata, melainkan persoalan nasional yang membutuhkan penanganan lintas sektor dan lintas kewenangan.

“Way Kambas adalah kawasan strategis nasional. Ketika Presiden Prabowo mendorong kolaborasi dengan Pemprov Lampung, itu menunjukkan negara hadir secara serius. Konflik gajah dan manusia ini tidak bisa diselesaikan setengah-setengah atau hanya dibebankan kepada daerah,” kata dia.

Baca Juga :  DPRD Lampung Khawatir Penyelenggara Pemilu Tingkat Provinsi Tak Ada Keterwakilan Perempuan

Menurut Reza, langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Lampung dalam merespons arahan dan dukungan pemerintah pusat patut diapresiasi.

“Pemprov Lampung dinilai mulai mengambil pendekatan yang lebih komprehensif dengan mengedepankan koordinasi lintas instansi, pemetaan persoalan secara teknis, serta upaya penanganan yang tidak hanya berfokus pada konservasi satwa, tetapi juga perlindungan masyarakat di sekitar kawasan TNWK,” ujarnya.

Baca Juga :  Komisi V DPRD Lampung Perketat Pengawasan PPDB, Evaluasi Pelaksanaan 2025 dan Kesiapan 2026

Ia juga menyambut positif dan mengapresiasi kolaborasi antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dengan Pemerintah Provinsi Lampung dalam upaya menyelesaikan konflik antara gajah dan manusia di kawasan Taman Nasional Way Kambas (TNWK).

Menurutnya kolaborasi tersebut dinilai sebagai langkah strategis yang menunjukkan kehadiran negara dalam menangani persoalan konservasi sekaligus persoalan sosial yang telah berlangsung lama. (*)

Berita Terkait

Diskominfotik Lampung Matangkan Persiapan EPSS 2026, Targetkan Peningkatan Kualitas Data
Sekdaprov Lampung Lantik Dua Pejabat Eselon II, Gubernur Tekankan Penyegaran Birokrasi
Pembangunan Jalan Kasui–Air Ringkih Dimulai, Gubernur Tekankan Kualitas Pekerjaan
Wagub Lampung Pimpin Evaluasi Program Desaku Maju, Fokus Perkuat Ekosistem Ekonomi Desa
Mahasiswi FEB Juara PILMAPRES Unila 2026, Siap Lanjut ke Tingkat Wilayah
Pemprov Lampung Gelar Ziarah TMP Peringati HUT ke-62 Provinsi Lampung
Bupati Pesawaran Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD
Mahasabha XIV KMHDI Digelar di Bandar Lampung, Fokus Regenerasi dan Arah Organisasi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 19:08 WIB

Diskominfotik Lampung Matangkan Persiapan EPSS 2026, Targetkan Peningkatan Kualitas Data

Kamis, 9 April 2026 - 12:05 WIB

Sekdaprov Lampung Lantik Dua Pejabat Eselon II, Gubernur Tekankan Penyegaran Birokrasi

Rabu, 8 April 2026 - 19:08 WIB

Pembangunan Jalan Kasui–Air Ringkih Dimulai, Gubernur Tekankan Kualitas Pekerjaan

Selasa, 7 April 2026 - 18:27 WIB

Wagub Lampung Pimpin Evaluasi Program Desaku Maju, Fokus Perkuat Ekosistem Ekonomi Desa

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:54 WIB

Pemprov Lampung Gelar Ziarah TMP Peringati HUT ke-62 Provinsi Lampung

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan, saat menerima audiensi jajaran BPS Provinsi Lampung di Ruang Kerja Sekda | Foto: Ist.

Ekonomi dan Bisnis

Pemprov Lampung Tegaskan Dukungan Penuh Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 7 Apr 2026 - 19:17 WIB