Usai Lebaran Harga Beras Mulai Turun, Ini Harapan Pedagang di Bandar Lampung

- Editor

Kamis, 25 April 2024 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Harga Beras | Foto: Ist.

Ilustrasi Harga Beras | Foto: Ist.

Inti LampungEkonomi dan Bisnis | Usai Hari Raya Idul Fitri 1445 H tahun 2024, harga beras premium dan medium di pasar tradisional di Bandar Lampung berangsur turun. Hal itu diungkapkan seorang pedagang beras di Pasar Tugu, Bandar Lampung, Budiyono.

Dia mengatakan, saat ini harga beras premium turun menjadi Rp14 sampai Rp15 ribu per kilo gram dari sebelumnya Rp17 sampai Rp18 ribu per kilo gram.

“Kalau beras medium sekarang harga Rp12 sampai Rp13 ribu per kilo gram. Tapi sebelumnya harganya Rp15 ribu per kilo gram,” kata dia, Rabu (24/4/2024) dikutip dari Lampost.co.

Budi mengungkapkan harga beras mulai berangsur turun sebelum lebaran. Namun turunnya tidak banyak. “Harganya turun pelan-pelan, Rp100 sampai Rp200, anjloknya turun setelah lebaran ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Kendalikan Inflasi, Pj Gubernur Lampung Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Gading Rejo

Ia menuturkan harga beras anjlok saat ini karena petani sudah bisa panen dibandingkan harga beras naik sebelumnya yang disebabkan petani gagal panen. “Kemungkinan harganya naik kemarin juga karena faktor cuaca. Sehingga petani sulit panen,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tinjau Lokasi Rawan Banjir, Pj Gubernur Lampung Minta Pemkot Bandar Lampung Tegakkan Aturan

Meski sudah berangsur turun, tapi harga beras saat ini masih belum stabil seperti biasanya. “Kalau harga normalnya harusnya diharga Rp10 sampai Rp11 ribu per kilonya,” kata dia.

Oleh karenanya, Budi berharap harga beras tidak kembali naik. Dikarenakan sangat membebankan masyarakat khususnya warga yang kurang mampu.

“Kalau bisa jangan naik lagi, kasihan masyarakat yang tidak mampu. Karena beras ini kan bahan pokok utama masyarakat,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Menyelisik Efektivitas Anggaran Penanganan Banjir Kota Bandar Lampung
Gubernur Lampung Dorong Desa jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Kota Tanpa Arah, Ini Potret Kepemimpinan Walikota Bandar Lampung
Perkara Banjir: Ketika Kelalaian Tata Kota Tenggelamkan Bandar Lampung
Pemprov Lampung Tegaskan Dukungan Penuh Sensus Ekonomi 2026
Mahasiswi FEB Juara PILMAPRES Unila 2026, Siap Lanjut ke Tingkat Wilayah
Mahasabha XIV KMHDI Digelar di Bandar Lampung, Fokus Regenerasi dan Arah Organisasi
Disperindag Lampung Ajak UMKM Naik Level di Era Digital Lewat Pemanfaatan Teknologi AI
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:29 WIB

Menyelisik Efektivitas Anggaran Penanganan Banjir Kota Bandar Lampung

Kamis, 30 April 2026 - 17:53 WIB

Kota Tanpa Arah, Ini Potret Kepemimpinan Walikota Bandar Lampung

Rabu, 29 April 2026 - 15:20 WIB

Perkara Banjir: Ketika Kelalaian Tata Kota Tenggelamkan Bandar Lampung

Selasa, 7 April 2026 - 19:17 WIB

Pemprov Lampung Tegaskan Dukungan Penuh Sensus Ekonomi 2026

Senin, 6 April 2026 - 08:08 WIB

Mahasiswi FEB Juara PILMAPRES Unila 2026, Siap Lanjut ke Tingkat Wilayah

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan mengevakuasi warga terdampak banjir di Bandar Lampung | Foto: Metrotvnews.com/ Imam Setiawan

Bandar Lampung

Menyelisik Efektivitas Anggaran Penanganan Banjir Kota Bandar Lampung

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:29 WIB