Inti Lampung – Ekonomi dan Bisnis | Usai Hari Raya Idul Fitri 1445 H tahun 2024, harga beras premium dan medium di pasar tradisional di Bandar Lampung berangsur turun. Hal itu diungkapkan seorang pedagang beras di Pasar Tugu, Bandar Lampung, Budiyono.
Dia mengatakan, saat ini harga beras premium turun menjadi Rp14 sampai Rp15 ribu per kilo gram dari sebelumnya Rp17 sampai Rp18 ribu per kilo gram.
“Kalau beras medium sekarang harga Rp12 sampai Rp13 ribu per kilo gram. Tapi sebelumnya harganya Rp15 ribu per kilo gram,” kata dia, Rabu (24/4/2024) dikutip dari Lampost.co.
Budi mengungkapkan harga beras mulai berangsur turun sebelum lebaran. Namun turunnya tidak banyak. “Harganya turun pelan-pelan, Rp100 sampai Rp200, anjloknya turun setelah lebaran ini,” ujarnya.
Ia menuturkan harga beras anjlok saat ini karena petani sudah bisa panen dibandingkan harga beras naik sebelumnya yang disebabkan petani gagal panen. “Kemungkinan harganya naik kemarin juga karena faktor cuaca. Sehingga petani sulit panen,” ungkapnya.
Meski sudah berangsur turun, tapi harga beras saat ini masih belum stabil seperti biasanya. “Kalau harga normalnya harusnya diharga Rp10 sampai Rp11 ribu per kilonya,” kata dia.
Oleh karenanya, Budi berharap harga beras tidak kembali naik. Dikarenakan sangat membebankan masyarakat khususnya warga yang kurang mampu.
“Kalau bisa jangan naik lagi, kasihan masyarakat yang tidak mampu. Karena beras ini kan bahan pokok utama masyarakat,” tandasnya. (*)









