Inti Lampung – Ekonomi dan Bisnis | Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Zulkifli Hasan menyebut provinsi Lampung memiliki potensi sumberdaya alam yang cukup besar. Menurutnya beberapa komoditas yang berpotensi yakni kelapa, cokelat, kopi, lada, dan cengkeh.
Hal itu disampaikannya usai pelepasan ekspor perdana produk olahan kelapa di PT Sari Segar Husada pada hari Sabtu 3 Agustus 2024.
“Pemerintah yang baru melakukan riset kecil-kecilan ternyata Lampung punya potensi yang sangat besar, cuma belum terurus,” kata dia.
“Uangnya ada, cuma kata orang kampung belum ‘ngeh’. Misalnya kelapa, Ini bisa memberikan devisa yang besar jika diurus dengan baik” imbuhnya.
Ia menyebut pihaknya tengah melakukan riset kecil-kecilan untuk mengembangkan potensi alam di Indonesia. Menurutnya, perlu lembaga riset untuk mengembangkan potensi alam guna melahirkan bibit unggul untuk para petani.
“Pertama kita lakukan penelitian kita kasih bibit unggul, kedua dikasih pelatihan bagaimana menanam komoditas tersebut dengan baik. Fokus kepada kedua itu maka akan menghasilkan produk unggulan yang luar biasa,” terangnya.
Zulhas, sapaan akrabnya, menjamin pemerintah pusat akan membantu setiap perusahaan pengolah sumber daya alam untuk menjadi maju.
“Kita tugasnya membantu kalau perusahaan bermasalah kita bantu, kalau ketenagakerjaan kurang kita bantu. Mudah-mudahan di pemerintahan Prabowo dapat berjalan dengan baik,” tuturnya.
Diketahui, Pj. Gubernur Lampung Samsudin bersama Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan melepas ekspor olahan kelapa sebanyak 3 kontainer ke sejumlah negara, di Kantor PT. Sari Segar Husada, Kabupaten Lampung Selatan pada hari Sabtu 3 Agustus 2024.
Negara tujuan ekspor tersebut antara lain Australia, Tiongkok, Tanzania, dan Belanda. Produk yang diekspor berupa santan, dessicated coconut, dan coconut water, senilai USD 1.554.900 atau sekitar Rp25,3 miliar. (*)









