Penyebab Dua Jemaah Haji Asal Lampung Meninggal Sama, Ini Penjelasan Kemenag

- Editor

Jumat, 14 Juni 2024 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo | Foto: Ist.

Kakanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo | Foto: Ist.

Inti LampungKabar Lampung | Kanwil Kemenag Lampung menyebut hingga saat ini sudah ada dua dari 7.301 jemaah haji asal Lampung yang meninggal dunia Mekkah, Arab Saudi saat melakukan ibadah Haji.

Setelah Muhammad Qoiyim Syukuri (68), jemaah asal Lampung Timur, terbaru jemaah haji asal Lampung kembali meninggal dunia, yaitu Rosdiana (70), warga Bandar Lampung juga menghembuskan nafas terakhirnya di tanah suci.

Kakanwil Kemenag Lampung, Puji Raharjo, menjelaskan JCH Rosdiana meninggal karena gangguan paru-paru. Kondisi tersebut membuat jemaah mengalami kesulitan bernapas.Jemaah itu sempat mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Baca Juga :  Pj Gubernur Lampung Ajak Unila Bangun Lahan yang Ada di Kota Baru

“Namun, ternyata meninggal dunia pada pukul 13.00 waktu setempat, Kamis, 13 Juni 2024,” kata dia dikutip dari Lampost.co, Jumat (14/6/2024).

Menurut dia, hal tersebut juga sama seperti yang jemaah asal Lampung Timur alami sehingga meninggal beberapa waktu lalu. Jemaah tersebut meninggal usai mendapatkan perawatan di RS King Faishal, Mekkah.

Faktor usia menjadi salah satu penyebabnya, meski sebelum berangkat para jemaah sudah menjalani pemeriksaan kesehatan. “Saat berangkat jemaah dalam keadaan sehat dan lolos istithaah. Tapi, memang karena usia dan memiliki penyakit bawaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemprov Lampung dan Brigif 4 MAR/BS Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

Puji menambahkan, para jemaah hari ini akan bergeser ke Arafah. Dia mengimbau untuk selalu menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah. Salah satunya dengan menjaga asupan air minum agar tidak mengalami dehidrasi.

Sebab, cuaca di Arab Saudi lebih panas dari pada Indonesia. “Saya harap para jemaah tidak kekurangan minum agar tidak dehidrasi sehingga dapat menjalankan ibadah dengan baik,” tandasnya. (*)

Berita Terkait

Perkara Banjir: Ketika Kelalaian Tata Kota Tenggelamkan Bandar Lampung
Pemprov Lampung Ikuti Asistensi KemenPANRB, Perkuat Implementasi Reformasi Birokrasi
Pemprov Lampung Perkuat Pelayanan Publik dalam Audiensi Bersama Ombudsman RI
Pemprov Lampung Perkuat Kompetensi PBJ untuk Dorong Efisiensi dan Transparansi Anggaran
Lampung Raih Apresiasi Nasional atas Penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025
Pemprov Lampung Percepat Peningkatan IPM melalui Program RMDku Berbasis Data Pendidikan
Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Pusat-Daerah untuk Percepatan Pembangunan Perumahan
KAFE Unila Luncurkan Lampung Policy Forum, Perkuat Peran Alumni dalam Kebijakan Publik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:20 WIB

Perkara Banjir: Ketika Kelalaian Tata Kota Tenggelamkan Bandar Lampung

Rabu, 29 April 2026 - 14:56 WIB

Pemprov Lampung Ikuti Asistensi KemenPANRB, Perkuat Implementasi Reformasi Birokrasi

Rabu, 29 April 2026 - 14:50 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pelayanan Publik dalam Audiensi Bersama Ombudsman RI

Selasa, 28 April 2026 - 20:03 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Kompetensi PBJ untuk Dorong Efisiensi dan Transparansi Anggaran

Selasa, 28 April 2026 - 19:06 WIB

Lampung Raih Apresiasi Nasional atas Penyusunan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025

Berita Terbaru